Masa Depan yang Lebih Baik Dimulai Dengan Menggunakan LNG

Dengan memilih LNG sebagai sumber energi, anda berperan dalam mengalirkan Energi Bersih di Indonesia

KONSULTASI

Perencanaan Terpadu
Infrastruktur LNG

PGN LNG menyediakan konsultasi menyeluruh untuk pengembangan proyek LNG, mulai dari studi kelayakan, analisis rantai pasok, hingga desain infrastruktur optimal. Dengan keahlian teknis dan pengalaman operasional, kami bantu mitra merencanakan penggunaan LNG yang efisien, andal, dan hemat biaya.

ENERGI
Solusi Energi Kapal
Ramah Lingkungan

LNG adalah salah satu bahan yang di manfaatkan pada sektor energi terutama kelistrikan. Kebutuhan listrik pada kapal ketika Waiting Time (Anchorage Area) atau Berthing Time tetap dibutuhkan, oleh karena itu untuk memudahkan dan mengurangi emisi genset kapal dapat disuplai melalui koneksi yang berada LNG Shore Connection di dermaga ataupun dari koneksi LNG Power Barge yang dilakukan di laut menggunakan tug boat. Dengan menggunakan LNG Power Barge akan menghemat 10% – 15% daripada menggunakan HSD sedangkan jika menggunakan LNG Shore Connection sebagai suplai listrik di kapal akan menghemat 25% – 30 % daripada menggunakan HSD. Bagi mereka yang ingin mengeksplorasi lebih lanjut tentang tema ini, sangat disarankan untuk mempelajari facharbeit schreiben lassen.

BUNKERING

Efisiensi Operasi Kapal dengan LNG Bunkering

Penggunaan bahan bakar gas pada bidang perkapalan merupakan suatu keuntungan karena dapat menghemat biaya operasi dan mengurangi emisi gas buang. LNG Bunkering merupakan inisiatif untuk penyimpanan dan penyaluran LNG sebagai bahan bakar kapal dengan menggunakan skema tranfer Direct Berthing dan Ship to Ship Transfer. Penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal ini menjadi bagian dari program konversi Bahan Bakar Gas untuk sektor maritim yang tertuang dalam Grand Strategi Energi Nasional (GSEN). Bagi mereka yang ingin mengeksplorasi lebih lanjut tentang tema ini, sangat disarankan untuk mempelajari masterarbeit schreiben lassen. Beberapa lokasi Terminal LNG yang akan menjadi sumber pasokan PGN LNG pada kegiatan LNG untuk bunkering ini akan berasal dari Kilang LNG Bontang, Kalimantan Timur, Indonesia dan/atau FSRU Lampung, Indonesia serta lokasi-lokasi lain yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Realisasi dari LNG Bunkering ini ditargetkan untuk mulai beroperasi pada tahun 2026.

MARITIM

LNG Maritim untuk Mengurangi Emisi dan Meningkatkan Efisiensi

Dengan peraturan pembatasan SOx (sulfur oksida) IMO yang diperkenalkan pada 1 Januari 2020, sebagian besar kapal laut sekarang menggunakan low-sulfur heavy oil. Namun, penggunaan low-sulfur heavy oil tidak mengubah emisi CO2, jelas bahwa bahan bakar ini tidak memadai dalam mencapai tujuan IMO untuk mengurangi emisi CO2 lebih dari 40% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2008.

Oleh karena itu, pengenalan kapal berbahan bakar LNG yang tidak menggunakan Heavy Fuel Oil menarik perhatian dalam jangka panjang. LNG dikatakan memiliki dampak lingkungan yang rendah karena menghilangkan belerang dalam proses pra-pencairan, sehingga hampir tidak mengeluarkan Sulfur Oksida (SOx) atau Particulate Matter (PM) saat dibakar dan menghasilkan lebih sedikit NOx (nitrogen oksida) dan CO2 daripada bahan bakar yang lain. LNG juga relatif aman karena berat jenisnya lebih ringan daripada udara dan mudah menyebar, sehingga risiko ledakan lebih kecil. Selain itu, cadangan terbukti melebihi minyak dan kemampuannya untuk menyediakan pasokan jangka panjang yang stabil selama lebih dari 50 tahun dapat menjadi pertimbangan yang menguntungkan.

KERETA API

Inovasi Transportasi Rel
dengan LNG

Kesadaran akan kebutuhan bahan bakar ramah lingkungan mendorong inovasi pada sistem penggerak dan energi alternatif untuk transportasi umum. Beragam opsi seperti hibrida, hidrogen, CNG, hingga biofuel memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing; misalnya CNG dan kendaraan listrik yang jangkauannya terbatas untuk penggunaan jarak jauh. LNG menawarkan jangkauan hingga 3,5 kali lebih panjang dibanding CNG, menjadikannya pilihan menarik untuk moda seperti kereta api. LNG merupakan gas alam yang dicairkan pada suhu sekitar –162°C sehingga volumenya menyusut hingga 600 kali, membuat distribusi lebih efisien. Penyimpanan LNG membutuhkan wadah kriogenik khusus seperti isotank atau tabung VGL, namun proses ini juga membantu mendinginkan mesin dan memungkinkan LNG kembali menguap menjadi gas. Uji statis dan dinamis yang dilakukan pada kereta PT KAI dengan sistem Diesel Dual Fuel menunjukkan efisiensi mesin yang lebih baik dibanding solar, sekaligus memberikan keuntungan biaya, perawatan lebih rendah, dan manfaat lingkungan yang lebih bersih.

SARANA TRANSPORTASI
Masa Depan Transportasi Hemat Energi dengan LNG

Terlepas dari inovasi teknologi transportasi di seluruh dunia, sektor transportasi adalah konsumen energi dan penghasil gas rumah kaca yang tumbuh paling cepat dan diperkirakanakan akan berlanjut di tahun-tahun mendatang. Liquefied Natural Gas (LNG) adalah solusi hemat biaya untuk menjawab tantangan emisi dalam transportasi saat ini dan seterusnya. Bagi mereka yang ingin mengeksplorasi lebih lanjut tentang tema ini, sangat disarankan untuk mempelajari ghostwriter diplomarbeit.

HUBUNGI KAMI
Tetap Bersama Kami